PEMILIHAN ABANG NONE JAKARTA TIMUR 2010

April 22, 2010

I. PENDAHULUAN

Ajang pemilihan Abang dan None Jakarta Timur merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Suku Dinas Pariwisata dalam rangka menyambut hari ulang tahun provinsi DKI JAKARTA. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Suku Dinas Pariwisata Kotamadya Jakarta Timur yang diadakan setiap tahun untuk melestarikan dan menumbuhkan rasa cinta budaya Betawi pada generasi muda Kota Jakarta.

Era globalisasi memberikan dampak yang cukup besar terhadap sektor pariwisata Indonesia pada umumnya dan Jakarta pada khususnya. Hal ini terjadi karena adanya invasi kebudayaan dari luar negeri baik dari barat maupun timur sehingga membuat kebudayaan kita semakin luntur dan perlahan dilupakan oleh masyarakat pada khususnya oleh generasi muda. Tentunya Jakarta sebagai Ibukota Republik Indonesia adalah yang paling merasakan dampak tersebut, hal ini dikarenakan Jakarta merupakan tempat bertemunya berbagai kebudayaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri sehingga kebudayaan asli Jakarta yaitu Budaya Betawi mulai dilupakan oleh sebagian besar generasi muda Kota Jakarta karena telah terpengaruh oleh kebudayaan Barat maupun Timur.

Pemilihan Abang dan None Jakarta Timur diharapkan dapat menjadi media bagi generasi muda Jakarta untuk menggali, mengembangkan, dan mempromosikan potensi-potensi pariwisata di wilayah DKI Jakarta pada umumnya, dan wilayah-wilayah Jakarta Timur pada khususnya. Peranan Abang dan None Jakarta sangat penting bagi lestarinya kebudayaan Betawi yang notabene adalah kebudayaan asli Jakarta, karena generasi muda adalah tonggak penerus untuk lestarinya kebudayaan Betawi di masa yang akan datang.

Abang dan None Jakarta Timur yang terpilih nantinya, akan ditugaskan sebagai duta wisata untuk pemerintah kota administrasi Jakarta Timur. Duta wisata disini tidak hanya bertugas mempromosikan perihal kebudayaan saja, dimana Abang None diharapkan bisa terjun langsung ke masyarakat dalam kegiatan sosial maupun pendidikan di daerah Jakarta. Hal ini sangat penting karena Abang None dapat menjadi role model bagi generasi muda Jakarta lainnya untuk berkontribusi bagi kota yang membesarkan mereka sampai saat ini.

Oleh karena itu, maka Suku Dinas Pariwisata Jakarta Timur dalam rangka memperingati HUT ke-482 DKI JAKARTA, mengajak peran serta masyarakat, khususnya generasi muda, institusi-institusi, dan pihak sponsor, untuk turut berpartisipasi serta menunjang keberhasilan pelaksanaan pemilihan Abang dan None Jakarta Timur 2010.

II.        TUJUAN KEGIATAN

  1. Sebagai wadah bagi para generasi muda untuk turut serta dalam berpartisipasi sebagai DUTA WISATA JAKARTA di dalam maupun di luar negeri.
  2. Menggali dan melestarikan keanekaragaman seni dan budaya betawi sebagai atraksi wisata.
  3. Menggali dan mengembangkan keanekaragaman budaya Jakarta sebagai atraksi wisata.
  4. Mendukung penyelenggaraan sektor pariwisata daerah dalam kegiatan peningkatan perekonomian dengan mempromosikan pariwisata DKI Jakarta pada umumnya, dan Jakarta Timur pada khususnya.
  1. III. NAMA DAN TEMA KEGIATAN

Kegiatan ini bernama:

PEMILIHAN ABANG & NONE JAKARTA TIMUR 2010.

Dengan Tema: (mengikuti tema pemilihan Abnon DKI Jakarta)

IV.       SASARAN KEGIATAN

1. Pemerintah                                    30%

2. Masyarakat Umum                     70%

_____________________________  +

Total                                                      100%

V. DETAIL KEGIATAN PEMILIHAN ABANG NONE JAKARTA TIMUR 2010

  1. Persiapan
  • Estimasi waktu : Rabu, 17 s.d 31 Maret 2010, pk.09.00 – 16.00 WIB
  • Tempat : Kantor Sudin Pariwisata Jakarta Timur.
  • Deskripsi kegiatan : Panitia dan penyelenggara (Event Organizer) mematangkan kesiapan serta rundown dari keseluruhan acara pemilihan Abang dan None Jakarta Timur 2010 mulai dari pendaftaran sampai dengan Malam Final Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010.
  1. Pendafataran Peserta
  • Estimasi waktu : Kamis, 1 April s.d 21 Mei 2010, pk.08.00 – 15.00 WIB.
  • Tempat : Kantor Sudin Pariwisata Jakarta Timur.
  • Deskripsi kegiatan : Pendaftaran dibuka melalui web-site www.abnon-timur.org, atau mendaftar langsung ke Kantor Suku Dinas Pariwisata Jakarta Timur di Jl. Dr. Soemarno No. 1, Penggilingan, Cakung, Jakarta timur. Panitia Penyelenggara secara bergantian menjaga stand tempat pendaftaran peserta Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010 dari hari Senin sampai Jumat.
  1. Pengarahan Peserta dan Psikotes
  • Estimasi waktu : Sabtu, 22 Mei 08.00 – selesai
  • Tempat : Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Timur.
  • Deskripsi kegiatan : Sebelum psikotes dimulai, seluruh peserta melakukan registrasi ulang dan diberikan nomor peserta serta diarahkan untuk berkumpul di aula serbaguna di gedung Walikota Jakarta Timur. Psikotes yang dilaksanakan mencakup tes intelektual (IQ) dan tes kepribadian.

Setelah selesai dilakukannya psikotes, setiap peserta akan menjalani pengukuran tinggi dan berat badan. Hal tersebut ditujukan untuk mengecek kebenaran data dalam formulir pendaftaran yang telah diisi oleh para peserta.

  1. Bicara di depan umum (Public Speaking)
  • Estimasi waktu : Sabtu, 29 Mei 10.00 WIB – selesai
  • Tempat : Lobby Pusat Grosir Cililitan (PGC),  Jl. Mayjen Sutoyo No.76, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur (tentative).
  • Deskripsi kegiatan :Tes selanjutnya yakni berbicara di depan umum menggunakan bahasa asing. Para peserta diberi waktu 2 menit untuk menyampaikan materi atau pidato. Tema materi atau pidato berkaitan dengan permasalahan yang terjadi di DKI Jakarta pada umumnya dan Jakarta Timur pada khususnya.
  1. Tes wawancara (interview)
  • Estimasi waktu : Minggu, 30 Mei 08.00 WIB – selesai
  • Tempat : Kantor Sudin Pariwisata Jakarta Timur.
  • Deskripsi kegiatan : Peserta yang lolos Psikotes, akan menghadapi tes wawancara. Pada tahap ini, setiap peserta akan langsung diwawancara oleh kelima juri Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010 yaitu juri kepribadian, juri ilmu pemerintahan, juri kemampuan berbahasa asing, juri kebudayaan betawi, dan juri kepariwisataan. Sistem wawancara yang diterapkan yaitu setiap peserta akan diwawancara secara bergantian oleh para juri.
  1. Pengumuman untuk 30 Finalis, Pengarahan dari EO, Pemotretan untuk buku acara
  • Estimasi waktu : Senin, 31 Mei 2010, pk.09.00 – 17.00 WIB – selesai
  • Tempat : Kantor Sudin Pariwisata Jakarta Timur.
  • Deskripsi kegiatan :Peserta yang lolos semua tahapan seleksi yang diadakan oleh Panitia dinyatakan sebagai Finalis dan dikumpulkan di Kantor Suku Dinas Pariwisata Jakarta Timur, yang terdiri dari 15 Finalis Abang dan 15 Finalis None. Para finalis akan mendapatkan pengarahan materi seputar kegiatan yang akan dijalankan oleh para finalis, yakni kegiatan pembekalan dan latihan. Sore harinya, diadakan pemotretan para finalis untuk buku acara Final Pemilihan Abang dan None Jakarta Timur 2010 yang dilaksanakan oleh Myra Foto Studio (tentative).
  1. Pembekalan oleh Dewan Juri
  • Estimasi waktu : Selasa, 1 Juni 08.00 WIB – selesai
  • Tempat : Kantor Sudin Pariwisata Jakarta Timur.
  • Deskripsi kegiatan : Dalam rangkaian kegiatan menuju Malam Final Abang dan None Jakarta Timur, 30 finalis akan diberikan pembekalan materi oleh para dewan juri. Pembekalan tersebut diharapkan menjadi modal utama bagi para finalis abnon yang akan langsung diterapkan selama masa karantina dan malam final. Pembekalan tersebut terdiri dari, pembekalan psikologi dan motivasi, tata busana (grooming), pengetahuan pemerintahan, pembekalan pengetahuan pariwisata dan sapta pesona, serta pengetahuan budaya dan kesenian betawi.
  1. Pembekalan Wawasan
  • Estimasi waktu : Rabu, 2 Juni 08.00 WIB – selesai
  • Tempat : Kantor Sudin Pariwisata Jakarta Timur.
  • Deskripsi kegiatan : Finalis abnon juga akan diberikan wawasan lain, selain pengetahuan yang berkaitan dengan kegiatan abnon. Wawasan tersebut antara lain wawasan keprotokoleran, public speaking skill, dan wawasan lain yang berkaitan dengan kepemudaan (narkoba dan AIDS). Pembekalan wawasan ini akan dibawakan oleh ahli-ahli pada bidangnya masing-masing. Pembekalan ini bertujuan sebagai modal bagi finalis untuk diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari, terutama selama masa tugas abnon selama setahun ke depan.
  1. Latihan Finalis
  • Estimasi waktu : Jum’at, 4 Juni s.d  11 Juni 2010, pk. 17.00 – 23.00 WIB Tempat : Tentative
  • Deskripsi kegiatan : Latihan abnon bertujuan khusus untuk persipan malam final. Latihan finalis terdiri dari latihan ngibing, fashion showQ & A (Question & Answer), serta latihan untuk mengenakan pakaian abnon dan sadariah dalam waktu singkat. Selama masa latihan finalis, EO dan senior abnon juga melatih sikap para finalis, seperti cara berbicara, kedisiplinan, dan lain-lain.
  1. Bakti Sosial (Baksos)
  • Estimasi waktu : Sabtu, 12 Juni 09.00 WIB – selesai
  • Tempat : Sekitar Wilayah Jakarta Timur
  • Deskripsi kegiatan : Dalam kegiatan ini, finalis menghimpun dana berupa uang maupun barang untuk disumbangkan kepada lembaga yang membutuhkan seperti panti asuhan, panti jompo, dan lain sebagainya (akan dipilih salah satu). Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan jiwa dan minat sosial pada finalis serta menunjukkan eksistensi konkrit abnon jakarta timur berupa pengabdian sosial pada masyarakat.
  1. Penjurian
  • Estimasi waktu : Minggu, 13 Juni 08.00 WIB – selesai
  • Tempat : Kantor Sudin Jakarta Timur
  • Deskripsi kegiatan : Dalam proses penjurian, dewan juri akan menilai para finalis melalui wawancara dan observasi. Dalam wawancara, dewan juri melihat sejauh mana finalis dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kegiatan abang none jakarta timur. Selain itu, dewan juri juga melihat sikap serta kecakapan para finalis.
  1. Karantina
  • Estimasi waktu : Selasa, 15 Juni s.d Jum’at, 18 Juni
  • Check in jam 09.00 WIB Tentatif
  • Tempat : Taman Mini Indonesia Indah
  • Deskripsi kegiatan          :
  1. i.      Jelajah museum, Selasa 15 Juni 2010
  2. ii.      Malam keakraban : finalis mempersembahkan keterampilan mereka yang akan dipertunjukkan kepada senior, dewan juri, dan kerabat finalis, Selasa, 15 Juni 17.00 WIB – selesai Tentatif
  3. iii.      Gladi kotor dan Gladi bersih, Rabu, 16 Juni 14.00 WIB – selesai
  4. iv.      Malam Final Abang None Jakarta Timur 2010, Kamis, 17 Juni 13.00 WIB – selesai
  5. v.      Pelepasan 30 Abang dan None Jakarta Timur 2010, Jumat, 18 Juni 2010

VI. SPONSORSHIP DAN MEDIA PARTNER

Keterangan Platinum Gold Silver Shappire
50 juta 25 juta 15 juta Media Partner
Logo @ Buku Acara 50% 30% 20% 10%
Logo @ Poster 50% 30% 20% 10%
Logo @ Screen 50% 30% 20% 10%
Logo @ Backdrop 50% 30% 20% 10%
Logo @ Website 50% 30% 20% 10%
Umbul-umbul 10 buah 5 buah 3 buah 3 buah
TV Commercial 5 menit 3 menit 1.5 menit 1.5 menit
Ad Lips @ radio Yes Yes Yes Yes
Product Promotion Yes Yes Yes Yes
Sponsor Announcing Yes Yes Yes Yes
Stand Pameran 1 (2×2 M) no no No
Undangan Malam Final 10 buah 5 buah 3 buah 3 buah
Pilihan Sponsor Lainnya:
1. Stand (2×2 m)  @ Rp. 2 juta
2. Kaos Panitia
3. Souvenir Acara
4. Konsumsi Finalis
5. Kaos Finalis
6. Hadiah

Sponsor media cetak
Memuat iklan cetak tahap awal Pemilihan AbangNone Jakarta Timur  2010 satu bulan sebelum masa penyeleksian dimulai, dan mempublikasikan liputan seluruh rangkaian kegiatan Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010
Sponsor Media Televisi
Menampilkan iklan pendaftaran Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010 sebelum masa penyeleksian tahap awal dimulai, dan meliput rangkaian kegiatan Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010
Sponsor Media Radio
Menyebarluaskan acara Pemilihan Abang None Jakarta Timur selama sebulan sebelum masa penyeleksian tahap awal dimulai dan satu minggu sebelum pelaksanaan malam final Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010, berupa pembacaan Ad-lips oleh penyiar radio sebanyak 8 kali sehari dalam setiap segmen terpilih.
Sponsor Media internet
Menampilkan iklan pendaftaran Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010 sebelum masa penyeleksian di awal halaman website dan membuat thread info di website tersebut
Keterangan :
Materi iklan semua media akan diberikan oleh panitia Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2010.
Materi media cetak :
  • Formulir
  • Syarat -syarat dan ketentuan
  • Contact person
  • Dateline dan tempat pengembalian formulir
  • Website
Materi media audio:
  • Tanggal mulai dan akhir pendaftaran
  • Contact person
  • Website
  • Syarat dan ketentuan
  • Pembacaan sponsor dan media partner
Materi media visual:
  • Informasi pendaftaran
  • Contact person
  • Syarat dan ketentuan
  • Liputan dan interview
Materi media internet:
  • Info pendaftaran
  • Logo
  • Contact person
  • Website
  • Thread info

Rangkaian Acara Publikasi
*Pre event (maret-april)
Minggu ke-1 : roadshow kampus, tempat nongkrong
Minggu ke-2 : roadshow kampus, tempat nongkrong
Minggu ke-3 : roadshow kampus, tempat nongkrong
Minggu ke-4 : konvoi
*Event
Temu ikatan

VII. SUSUNAN PANITIA PENYELENGGARA

Ketua Pelaksana                              :               Fadil Pinandita

Wakil Ketua Pelaksana                 :               Claudia Andara Permandha

Sekretaris                                           :               Maria Vianney Indah Natalia Sagala

Bendahara                                          :               Khairunissa

Sie. Dana dan Sponsorship          :               Sabrina Indri Lestari Siswopandoyo

Deddy Lukmanda

Sie. Materi/Acara                            :               Tegar

Tosan Aji Toursilo

Windy Natriavi

Sie. Konsumsi                                   :               RA Indah Sekar Arum

Sie. Perlengkapan                           :               Erlangga Aekukula Renggana

Sie. Akomodasi                                                :               Indra Kusuma

Sie. Transportasi                              :               Adam Rizky Firdaus

Sie. Publikasi                                     :               Muhammad Sakti Alamsyah

Shalita Anindya

Sie. SDM (Recruitment)                                :               Armanda Geraldy

Cut Fatimah

Sie. Kreatif                                         :               Triana Rahajeng

Sie. Dokumentasi                            :               Aisha Anastasia

VIII. PENUTUP

Demikianlah proposal kegiatan ini dibuat, dengan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi media bagi generasi muda Jakarta untuk turut berpartisipasi dalam melestarikan kebudayaan Jakarta dan meningkatkan perekonomian melalui sektor pariwisata. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Jakarta, Februari 2010

Panitia Pelaksana

Contact Person:

  • Info Umum         :               Sakti – 0856 9152 6169

Shalita – 0856 9133 9201

  • Pendaftaran       :               Icuth – 0856 175 0856

Aldy – 0856 877 9171

  • Sponsorship       :               Sabrina – 0816 165 8624
  • Website               :               http://www.abnon-timur.org
  • Email                     :               info@abnon-timur.org
  • Twitter                 :               @abnontimur

Force Majeur and Overmacht

April 22, 2010

FORCE MAJEUR & OVERMACHT

KRITERIA FORCE MAJEUR

Keadaan kahar (bahasa Perancis: force majeure yang berarti “kekuatan yang lebih besar”) adalah suatu kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia[1] dan tidak dapat dihindarkan sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan atau tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Yang termasuk kategori keadaan kahar adalah peperangan, kerusuhan, revolusi, bencana alam, pemogokan, kebakaran, dan bencana lainnya yang harus dinyatakan oleh pejabat/instansi yang berwenang.

http://id.wikipedia.org/wiki/Keadaan_kahar

_____________________________________________________________________________________

Force majeure (French for “superior force”), also known as cas fortuit (French) or casus fortuitus (Latin)[1], is a common clause in contracts which essentially frees both parties from liability or obligation when an extraordinary event or circumstance beyond the control of the parties, such as a war, strike, riot, crime, or an event described by the legal term “act of God” (e.g., flooding, earthquake, volcanic eruption), prevents one or both parties from fulfilling their obligations under the contract. However, force majeure is not intended to excuse negligence or other malfeasance of a party, as where non-performance is caused by the usual and natural consequences of external forces (e.g., predicted rain stops an outdoor event), or where the intervening circumstances are specifically contemplated.

PURPOSE

Time-critical and other sensitive contracts may be drafted to limit the shield of this clause where a party does not take reasonable steps (or specific precautions) to prevent or limit the effects of the outside interference, either when they become likely or when they actually occur. A force majeure may work to excuse all or part of the obligations of one or both parties. For example, a strike might prevent timely delivery of goods, but not timely payment for the portion delivered. Similarly, a widespread power outage would not be a force majeure excuse if the contract requires the provision of backup power or other contingency plans for continuity.

A force majeure may also be the overpowering force itself, which prevents the fulfillment of a contract. In that instance, it is actually the ImpossibilityImpracticability defenses. or

In the military, force majeure has a slightly different meaning. It refers to an event, either external or internal, that happens to a vessel or aircraft that allows it to enter normally restricted areas without penalty. An example would be the U.S. Navy aircraft that landed at a Chinese military airbase after a collision with a Chinese fighter in April 2001. Under the principle of force majeure, the aircraft must be allowed to land without interference.

IMPORTANCE

The importance of the force majeure clause in a contract, particularly one of any length in time, cannot be overstated as it relieves a party from an obligation under the contract (or suspends that obligation). What is permitted to be a force majeure event or circumstance can be the source of much controversy in the negotiation of a contract and a party should generally resist any attempt by the other party to include something that should, fundamentally, be at the risk of that other party. For example, in a coal-supply agreement, the mining company may seek to have “geological risk” included as a force majeure event; however, the mining company should be doing extensive exploration and analysis of its geological reserves and should not even be negotiating a coal-supply agreement if it cannot take the risk that there may be a geological limit to its coal supply from time to time. The outcome of that negotiation, of course, depends on the relative bargaining power of the parties and there will be cases where force majeure clauses can be used by a party effectively to escape liability for bad performance.

In Hackney Borough Council v. Dore (1922) 1 KB 431 it was held that “The expression means some physical or material restraint and does not include a reasonable fear or apprehension of such a restraint”.

The expression bears more extensive meaning than “act of God” or vis major. As to delay due to breakdown of machinery, it comes within the words “force majeure”, which certainly cover accidents to machinery. The term cannot, however, be extended to cover bad weather, football matches, or a funeral. Matsoukis v. Priestman & Co (1915) 1 KB 681.

The expression is undoubtedly a term of wider import than vis major. Judges have agreed that strikes, breakdown of machinery, which though normally not included in vis major, are included in force majeure.

In re Dharnrajmal Gobindram v. Shamji Kalidas [All India Reporter 1961 Supreme Court (of India) 1285] it was held that “An analysis of ruling on the subject shows that reference to the expression is made where the intention is to save the defaulting party from the consequences of anything over which he had no control”.

Under international law it refers to an irresistible force or unforeseen event beyond the control of a State making it materially impossible to fulfill an international obligation. Force majeure precludes an international act from being wrongful where it otherwise would have been.

In December 2008, Donald Trump claimed that a recession could be a force majeure, though proving it in court would be difficult at best.[2] Others, such as Peter Schiff and Jim Rogers predicted the financial events precipitated in 2007.

ELEMENTS

The understanding of force majeure in French law is similar to that of international law and vis major as defined above. For a defendant to invoke force majeure in French law, the event proposed as force majeure must pass three tests:

Externality

The defendant must have nothing to do with the event’s happening.

Unpredictability

If the event could be foreseen, the defendant is obligated to have prepared for it.[3] Being unprepared for a foreseeable event leaves the defendant culpable. This standard is very strictly applied:

  • CE 9 April 1962, “Chais d’Armagnac”: The Conseil d’Etat adjudged that, since a flood had occurred 69 years before that which caused the damage at issue, the latter flood was predictable.
  • Administrative tribunal of Grenoble, 19 June 1974, “Dame Bosvy”: An avalanche was judged to be predictable since it had an antecedent of half a century past.

Irresistibility

The consequences of the event must have been unpreventable.

Other events that are candidates for force majeure in French law are hurricanes and earthquakes. Force majeure is a cause of relief from responsibility that is applicable throughout French law.

On the other hand, the German understanding goes under the German translation of vis major (höhere Gewalt) but seems conceptually synonymous with the common law interpretation of force majeure, comprehending both natural disasters and events such as strikes, civil unrest, and war. However, even in the event of force majeure, liability persists in the face of default by a debtor (Schuldnerverzug, cf. BGB §287 (in German)) or deprivation of property (Sachentziehung, cf. BGB §848 (in German)).

Force Majeure in areas prone to natural disaster requires a definition of the magnitude of the event for which Force Majeure could be considered as such in a contract. As an example in a highly seismic area a technical definition of the amplitude of motion at the site could be established on the contract base for example on probability of occurrence studies. This parameter or parameters can later be monitored at the construction site (with a commonly agreed procedure). An earthquake could be a small shaking or damaging event. The occurrence of an earthquake does not imply the occurrence of damage or disruption. For small and moderate events it is reasonable to establish requirements for the contract processes; for large events it is not always feasible or economical to do so. Concepts such as ‘damaging earthquake’ in force majeure clauses does not help to clarify disruption, especially in areas were there are no other reference structures or most structures are not seismically safe. Ref (Spanish) Force Majeure Construction and Earthquakes.

It should be noted that force majeure and cas fortuit are distinct notions in French Law.

SAMPLE

The following is an example of how force majeure might be described in a specific contract.

Clause 18. Force Majeure

A party is not liable for failure to perform the party’s obligations if such failure is as a result of Acts of God (including fire, flood, earthquake, storm, hurricane or other natural disaster), war, invasion, act of foreign enemies, hostilities (regardless of whether war is declared), civil war, rebellion, revolution, insurrection, military or usurped power or confiscation, terrorist activities, nationalisation, government sanction, blockage, embargo, labor dispute, strike, lockout or interruption or failure of electricity or telephone service. No party is entitled to terminate this Agreement under Clause 19 (Termination) in such circumstances.

If a party asserts Force Majeure as an excuse for failure to perform the party’s obligation, then the nonperforming party must prove that the party took reasonable steps to minimize delay or damages caused by foreseeable events, that the party substantially fulfilled all non-excused obligations, and that the other party was timely notified of the likelihood or actual occurrence of an event described in Clause 18 (Force Majeure).

http://en.wikipedia.org/wiki/Force_majeure

______________________________________________________________________________

Force majeur

An event beyond the control of the parties that was not envisaged by the parties when the contract was entered into. If such an event occurs, the parties may be excused for failure to perform their obligations under a contract.

Examples include war or natural disasters.

http://hukumpedia.com/index.php?title=Force_majeur

FORCE MAJEURE

Force Majeure literally means “greater force”. These clauses excuse a party from liability if some unforseen event beyond the control of that party prevents it from performing its obligations under the contract. Typically, force majeure clauses cover natural disasters or other “Acts of God”, war, or the failure of third parties–such as suppliers and subcontractors–to perform their obligations to the contracting party. It is important to remember that force majeure clauses are intended to excuse a party only if the failure to perform could not be avoided by the exercise of due care by that party.

When negotiating force majeure clauses, make sure that the clause applies equally to all parties to the agreement–not just the licensor. Also, it is helpful if the clause sets forth some specific examples of acts that will excuse performance under the clause, such as wars, natural disasters, and other major events that are clearly outside a party’s control. Inclusion of examples will help to make clear the parties’ intent that such clauses are not intended to apply to excuse failures to perform for reasons within the control of the parties.

http://www.library.yale.edu/~llicense/forcegen.shtml

force majeur dalam hokum perdata

Force majeure atau keadaan memaksa bukanlah merupakan terminologi yang asing di kalangan komunitas Hukum. Force majeure sendiri secara harafiah berarti “Kekuatan yang lebih besar”. Sedangkan dalam Konteks hukum, force majeure dapat diartikan sebagai clausula yang memberikan dasar pemaaf pada salah satu pihak dalam suatu perjanjian, untuk menanggung sesuatu hal yang tidak dapat diperkirakan sebelumnya, yang mengakibatkan pihak tersebut tidak dapat menunaikan kewajibannya berdasarkan kontrak yang telah diperjanjikan.
Force majeure dalam hukum perdata pada prinspinya terbagi dalam 2 jenis yaitu :
• Act of God ( bersifat mutlak (absolute)),.
Yang bersifat mutlak adalah keadaan dimana para pihak tidak mungkin melaksanakan hak dan kewajibannya.
• Act of Nature (tidak bersifat mutlak (relatif))
Sedangkan yang bersifat relatif adalah keadaan yang masih memungkinkan para pihak untuk melaksanakan hak dan kewajibannya. Persoalan resiko yang diakibatkan oleh Keadaan Memaksa dapat diperjanjikan oleh para pihak antara lain melalui lembaga pertanggungan (asuransi).
Saat ini permasalahan yang sedang terjadi di Negara-negara dan tidak hanya di Indonesia saja adalah krisis ekonomi global dimana akibat yang terjadi di Indonesia adalah terjadinya Eskalasi atau kenaikan nilai mata uang dolar terhadap rupiah yang kemudian dalam segala bidang usaha dalam hal ini jasa konstruksi mengakibatkan terjadinya perubahan harga bahan baku dan peralatan lainnya yang kemudian tentunya akan berdampak pada pelaksanaan prestasi dimana tentunya pihak kontraktor akan mengalami hambatan dan mungkin saja dapat mengakibatkan tidak terlaksananya prestasi. Hal tersebut tentunya akan merugikan para pihak terutama dari pihak kontraktor karena eskalasi saat ini masih diperdebatkan apakah masuk kedalam suatu keadaan memaksa atau tidak, karena dalam pasal 22 ayat 2 (j) serta penjelasan undang-undang no 18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi itu sendiri tidak menjelaskan secara detail dan jelas kriteria suatu kejadian dikatakan sebagai sesuatu yang disebut keadaan memaksa atau force majeure.
Saat ini suatu keamanan dan kenyamanan menjadi harga yang mahal dan sangat sulit dicari karena sewaktu-waktu bencana bisa saja terjadi. Dalam bidang konstruksi terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek di lapangan, resiko selalu muncul. Baik yang bersifat teknis seperti kerusakan gedung tetangga, kecelakaan kerja, kersakan lingkungan sekitar proyek, jalan yang rusak akibat dilalui kendaraan berat dan lainnya maupun yang bersifat non teknis seperti perubahan politik, social perubahan moneter, resiko pemogokan kerja. Dimana dampak dari resiko-resiko tersebut mengakibatkan kerugian-kerugian terutama kerugian financial yang harus ditanggung oleh kontraktor sebagai pelaksana proyek karena pastinya kontraktor tersebut akan mengeluarkan dana tambahan untuk menyelesaikan prestasinya. Resiko tersebut bisa saja dikesampingkan dari tanggung jawab kontraktor bila resiko tersebut masuk kedalam kriteria sebagai keadaan darurat namun tidak semua bencana ataupun kecelakaan itu dapat dikatakan sebagai suatu keadaan yang memaksa atau force majeure oleh karena itu dalam suatu kontrak perjanjian jasa konstruksi biasanya memaparkan klausul force majeure kedalam kontrak tersebut. Dalam undang-undang jasa konstruksi itu sendiri pada dasarnya telah memaparkan perihal mengenai keadaan memaksa atau force majeure namun tidak dipaparkan secara jelas mengenai keadaan memaksa tersebut, selain itu dikatakan juga bahwa perihal mengenai keadaan memaksa dapat diperjanjikan penyelesaian melalui lembaga asuransi.
Lembaga asuransi dapat menjadi alternatif terbaik bagi kontraktor ditunjang pula pada saat ini telah ada asuransi CAR ( Contractor’s All Risk ) yang lahir berawal dari kebutuhan para kontraktor untuk memperoleh perlindungan selama pekerjaan proyek. Dengan adanya produk asuransi CAR ini maka resiko-resiko yang terjadi baik resiko yang terjadi karena kelalaian maupun resiko yang terjadi akibat terjadinya suatu peristiwa yang merugikan yang disebut sebagai keadaan darurat. Karena walaupun keadaan darurat dapat membebaskan ataupun menangguhkan kewajiban kontraktor dalam menyelesaikan tugasnya maupun membayar ganti rugi kepada sang klien namun tetap saja resiko yang terjadi akibat suatu keadaan memaksa telah merugikan kontraktor baik itu biaya, waktu, ataupun tenaga.
Selain itu dengan adanya himbauan dari GAPENSI (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) yang mengharuskan para anggotanya untuk mengasuransikan proyeknya, sehubungan dengan ada aturan bahwa setiap proyek yang sudah diselesaikan harus dijamin oleh kontraktor selama 10 tahun, oleh karena itu penggunaan asuransi di bidang konstruksi sangat diperlukan. Di lain pihak Pemerintah juga peduli akan hal ini oleh karena itu dituangkan dalam UU no.18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi mengenai penjaminan ini namun dalam pengaturannya resiko yang terjadi akibat keadaan darurat tidak diwajibkan kepada kontraktor ditambah kenyataan di lapangan bahwa masih ada kontraktor yang tidak mengasuransikan proyeknya karena beranggapan bahwa dengan adanya asuransi maka keuntungan yang didapat akan berkurang.

http://donystg.blogspot.com/2009/08/force-majeure-dalam-hukum-perdata.html

Kondisi Force Major

Dalam force major atau yang sering diterjemahkan sebagai

“keadaan memaksa” merupakan keadaan di mana seorang debitur

terhalang untuk melaksanakan prestasinya karena keadaan atau

peristiwa yang tidak terduga pada saat dibuatnya kontrak, keadaan

atau peristiwa tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada

debitur, sementara si debitur tersebut tidak dalam keadaan beritikd

buruk (lihat Pasal 1244 KUH Perdata).

Senada dengan hal tersebut di atas, menurut Harimurti

Subanar,7 kondisi force major mengandung risiko yang tidak terdugaduga.

Sehingga apabila risiko tersebut datang, pengusaha tidak

sempat untuk melakukan persiapan dan upaya lain, risiko tersebut

dapat berupa antara lain yaitu; mesin rusak atau terbakar tanpa

sebab, gempa bumi besar disekitar lokasi usaha, kecelakaan individu

atau musibah yang menimpa karyawan, pemilik sakit atau

7 Ibid, hal. 89

meninggal, adanya kegiatan tertentu yang merugikan bagi

kelangsungan hidup perusahaan misalnya penutupan ruas jalan

sebagai akibat adanya perbaikan jalan, jembatan, kegiatan lain yang

menuju ke perusahaan.

Dalam hal ini, kejadian-kejadian yang merupakan force major

tersebut tidak pernah terduga oleh para pihak sebelumnya. sebab,

jika para pihak sudah dapat menduga sebelumnya akan adanya

peristiwa tersebut, maka seyogyanya hal tersebut harus sudah

dinegosiasi di antara para pihak.

Dengan demikian, dari berbagai risiko tersebut di atas, maka

siapa yang bertanggung jawab tentunya harus dilihat secara

kasuistis dan proporsional. Sedangkan adanya perubahan keadaan

setelah dibuatnya perjanjian,8 maka sesuai dengan rasa keadilan dan

kepatutan di Indonesia dan berdasarkan Pasal 1338 KUH Perdata

yang berdasarkan pada ajaran berlakunya itikad baik dan kepatutan

sebagai yang melenyapkan (derogerende werking), maka apabila

terjadi perubahan keadaan setelah dibuatnya perjanjian, yang perlu

diperhatikan ialah bahwa risiko dibagi dua antar kedua belah pihak.

Kecuali apabila perubahan keadaan itu praktis sangat berat bagi

salah satu pihak untuk memenuhi perjanjiannya kita selalu

berhadapan dengan dengan keadaan memaksa (overmacht).

http://www.damandiri.or.id/file/arirahmathakimundipbab2d.pdf

______________________________________________________________________________

Overmacht/Force Majeure

Unsur-unsur Overmacht :

– Tidak ada kesalahan/kelalaian debitur.

– Adanya peristiwa/keadaan yang tidak dapat diketahui lebih dahulu.

– Risiko ada pada masing-masing pihak/tidak beralih kepada debitur.

Teori Keadaan Memaksa : Subyektif dan Obyektif .

Teori Subyektif ® menyangkut pribadi/kemampuan debitur sendiri.

Vollmar menyebut “Relatieve Overmacht” .

Dasar ® Kesulitan-kesulitan debitur.

Teori Obyektif ® menyangkut kemampuan semua orang/semua debitur.

Vollmar menyebut “absolut overmacht”.

Dasar ® Kesulitan bagi semua debitur.

Sifat Keadaan Memaksa : tetap dan sementara

Tetap ® Misal : barang musnah

Sementara ® Misal : ada larangan

Risiko à keadaan overmacht

Perjanjian sepihak ditanggung kreditur à Ps 1245

Perjanjian timbal balik ditanggung masing-masing pihak à Ps 1545, 1553,

Beban pembuktian overmacht ada pada “debitur”

http://endangmintorowati.staff.hukum.uns.ac.id/2009/11/25/hukum-perikatan/

Salut Francais! :):)

April 22, 2010

HAI PERANCIS!!

SALUT FRANCAIS!!

“waktu aku masih kecil, Negara yang SANGAT ingin aku kunjungi adalah Inggris dan Italia,, namun lama kelamaan kenapa PERANCIS menjadi menarik ya? lalu aku mulai mempelajar bahasanya di Centre Culturel Francais (CCF) Salemba, Jakarta… darisitu aku mulai mengenal Perancis,,kebudayaannya,,dan bahasanya yang ‘sexi’,, walau hanya 2 term belajar. huuh. “


Permohonan VISA ke Perancis

Terhitung sejak tanggal 23 Januari 2008, orang-orang yang ingin mendapatkan visa dari Kedutaan Besar Perancis di Indonesia, harus membuat janji temu melalui VFS Global untuk mendapatkan jadwal penyerahan permohonan visanya.

Informasi mengenai visa dapat dilihat :

di situs internet VFS Global (http://www.vfs-fr-id.com/)

atau dengan menghubungi nomor-nomor +6221 5140 1585 / +6221 5140 2552

email : info.franceid@vfshelpline.com

Pengumuman tentang formulir aplikasi visa SCHENGEN terbaru (dalam bahasa PerancisInggris). Pemohon diwajibkan menggunakan formulir aplikasi visa terbaru terhitung sejak 5 April 2010, tanggal diberlakukannya Peraturan Visa Uni Eropa.

Belajar di Perancis (CampusFrance)

Program Beasiswa Pemerintah Perancis tahun 2010

Seleksi calon penerima beasiswa dari Pemerintah Perancis saat ini tengah berjalan. Nama-nama kandidat yang lolos pada seleksi pertama dapat dilihat melalui situs ini pada hari Jumat 23 April 2010

CAMPUSFRANCE

Butuh informasi mengenai studi di Perancis ? Bagaimana tahap-tahap yang diperlukan untuk persiapan studi di Perancis ? Silahkan hubungi kantor perwakilan kami di : CampusFrance Indonesia, Centre Culturel Français de Jakarta, Jl. Salemba Raya 25, Jakarta 10440, Tel : (021) 310 1884, 92 7898 29.

“kapan-kapan aku pasti sampai disana! tunggu saja foto-fotonya! lol xD”

HELLO WORLD! xD

April 22, 2010

WordPress.com is welcoming me! This is my first post. and i wanna let myself grow and tralala viola… be a ‘BIG HUG’ by everybody! lets hope.. lol xD

Manusia dan Kebudayaan Italia

April 22, 2010

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
ITALIA

PERBEDAAN WAKTU
Italia berzona waktu yang sama dengan kota-kota di Eropa (dari Spanyol, Perancis, Belanda, Belgia, Jerman, Eropa Tengah, Balkan). Bulan Maret sampai September, Italia lima jam lebih lambat dari Indonesia; perbedaan waktu bulan September sampai Maret adalah enam jam.

IKLIM
Roma (di tengah pesisir barat) jarang sekali turun salju. Suhu pada musim panas (Juni – Agustus) sekitar 25° – 30°C dan musim dingin ( Desember – Februari) 5° – 15°C. Pada bulan Oktober, Nopember, dan Desember umumnya sering turun hujan. Kelembaban udara rata-rata 50%, namun pada musim panas sekitar 37%.

PROFIL NEGARA
Nama negara : Republik Italia
Ibu kota : Roma
Penduduk : 57,4 juta jiwa (2000)
Luas wilayah : 301.277 km2 (2,5 kali Pulau Jawa), Pulau
Sicilia 25.707 km2, Pulau Sardegna 24.089
km2.
Batas negara : Utara : Perancis, Swiss, Austria, dan Slovenia
Barat : Laut Tyrhenia
Timur : Laut Adriatik
Selatan: Laut Lonia.
Kota-kota utama : Milano, Napoli, dan Torino
Bahasa resmi : Italia
Suku bangsa : Italia 94%, Sardegna 2,7%, Rhaetian 13,6, lain-
lain 1,9%
Agama : Katolik Roma 83%, non religius 13,6%, atheis
1,3%, lain-lain 0,6%
Hari nasional : 2 Juni 1946
Lagu Kebangsaan : Fratelli D’ Italia (Brothers of Italy)
Bendera : Hijau, Putih, Merah (vertikal)
Keanggotaan organisasi
internasional : PBB NATO, Uni Eropa, WEU, G7,
Schengen.
Mata Uang : Euro

SIFAT DAN WATAK ORANG ITALIA
Secara umum orang italia memiliki sifat ramah, terbuka dan toleran khususnya terhadap para pendatang (imigran). Masyarakat Italia senang di sapa dan menyapa orang lain. Sapaan buongiorno (= selamat pagi) dan Ciao (bersifat informal) diucapkan bila bertemu orang lain. Panggilan Signor (bapak) atau Signora (Ibu) digunakan untuk menyapa seseorang. Orang Italia kuat berperasaan daerah serta menekankan pentingnya ikatan keluarga.

KESEHATAN
Biaya kesehatan di Italy sangat tinggi, karenanya masyarakat Italy mengalihkan resiko kesehatan kepada lembaga asuransi. Namun bagi orang asing karena tidak bergabung dengan asuransi kesehatan maka harus membayar dan biasanya jumlahnya besar, karena itu sebaiknya kesehatan harus tetap dijaga.
Dokter yang dekat dengan KBRI Roma
Dott. Enrico Balesio(dokter umum- tidak berbahasa Inggeris)
Via Boncopagni 61(setiap hari jam 09.00 – 12.00; sore jam 17.00 – 19.00 hanya pada hari Senin, Rabu, dan Jumat)
Dr. Giuseppe Cerquetti (dokter gigi)
Via G. Puccini 9

Berikut ini alamat beberapa rumah sakit (ospedale) yang terdapat di Roma:
-Policlinico UmbertoI, Via del >Policlinico 155
-Fatebenefratelli Isola Tiberina, Piazza Fatebenefratelli 2
-San Giovanni, Via Amba Aradam 8

KULINER
RUMAH MAKAN
Italia terkenal dengan makanan pasta, pizza, dan es krim. Pasta terdiri dari bermacam bentuk dan ukuran misalnya: spaghetti (seperti lidi), penne (berlubang seperti sedotan), conchiglie (seperti kerang), dan lainnya. Tempat makanpun ada bermacam jenis:
-Ristorante : restoran bersifat formal dengan menu lengkap
-Trattoria atau osteria : restoran sederhana dengan tidak banyak menu
-Tavola calda : restoran swalayan dengan menu panas cepat saji
-Pizzeria : tempat menjual pizza.

Sarapan pagi(colazione) bagi orang Italia biasanya dilakukan di bar dengan minum secangkir cappuccino dan makan cornetto (croissant manis). Siang dan malam hari baru mereka makan dengan menu lengkap, terutama bila makan direstoran yaitu: antipasto (hidangan pembuka), primo piatto/piring pertama (pasta, spaghetti atau rissoto/nasi ala Italia), secondo piatto/piring kedua (daging atau ikan), insalata (salad), hidangan penutup/cuci mulut(dolce buah/frutta atau es krim/gelato, dan terakhir minum secangkir kecil caffè espresso dan grappa (minuman keras).

CAFEE ATAU BAR
Ada beberapa kategori tempat makan dan minum:
1.Bar Bar (coffee & sandwich shop): buka dari hari Senin sampai Sabtu jam 07.30 – 20.00
2.Restoran : buka dari jam 12.30 – 15.00, kemudian buka kembali jam 19.30 – 23.00.
Bar dan restoran tutup satu hari dalam seminggu pada hari yang berbeda-beda.
Sebaiknya bila ingin makan direstoran menelepon dulu untuk menanyakan kepastian
bukanya sekaligus memesan tempat.
a.Trattoria, yaitu restoran kelas menengah ke bawah
b.Pizzeria, warung khusus menjual pizza
c.Caffe, took menjual minuman dan makanan ringan.
d.Pasticceria, took menjual roti dan kue
e.Rosticceria, took menjual bahan makanan

Orang Italia terkenal sebagai penggemar kopi dan mengenal berbagai macam jenis kopi:
-Caffe Espresso = kopi kental dan pahit dalam cangkir kecil.
-Caffè Lungo = Caffè Espresso dua kali lebih besar
-Caffè Macchiato= Caffè Espresso lebih encer yang dicampur sedikit susu.
-Latte Macchiato= susu yang diberi sedikit kopi
-Caffè Americano= mirip dengan kopi yang kita minum sehari-hari
-Caffè Freddo = kopi dingin
-Cappuccino = kopi dengan krim susu
-Caffè latte = kopi susu mirip cappuccino namun tanpa krim.
Orang Italia biasanya minum Cappuccino hanya pada saat pagi hari, sedangkan setelah makan siang dan malam mereka minum caffè Espresso. Umumnya mereka minum kopi sambil berdiri karena harga kopi akan lebih mahal bila di minum sambil duduk dan dihidangkan oleh pelayan.
Walaupun air kran di rumah-rumah dapat diminum, orang Italia umumnya lebih senang membeli air mineral dalam botol. Ada dua jenis air mineral yaitu: friozzante (dengan gas) dan naturale (air minum bisa tanpa gas).

AGAMA
1.Gereja:
Berikut ini daftar beberapa gereja yang menggunakan bahasa Inggris:
-St. Patric’s Church (Katolik Roma, Via Boncompagni 31
-S. Susanna Church (Katolik Roma, Via XX Settembre 15
-All Saints’ Anglican Church, Via del Babuino 153/b
-St. Paul’s within- the- Walls (American Episcopal, Via Napoli 58
-Ponte Sant’ Angelo Methodist Church, Piazza Ponte A.Angelo
2.Masjid:
Di Roma terdapat sebuah Masjid megah dengan arsitektur modern dan besar terletak di Via della Moschea (Parioli), dimana berkantor pusat kebudayaan Islam (Centro Islamico Culturale d’Italia). Arah Kiblat (ke tenggara) via kompas 140° dari arah utara.

JAM KERJA
Untuk belanja di toko-toko, umumnya buka dari Senin sampai Sabtu dari jam 09.00 – 13.00. Setelah istirahat siang(siesta), mereka buka kembali dari jam 15.30 – 20.00. Pada hari Minggu semua toko tutup. Sedangkan pasar swalayan umumnya buka dari hari Senin sampai Sabtu dari jam 09.00 – 20.00. Pada hari Minggu yang telah ditentukan mereka buka setengah hari.
Bank buka dari hari Senin sampai Jumat mulai jam 08.30 – 13.30 kemudian buka kembali pada sore hari dari jam 14.45 sampai 15.45. tempat tukar valuta asing (money changer) disebut cambio.

KRIMINALITAS
Penjambret dan pencopet banyak terjadi di Roma, Napoli, Palermo dan tempat-tempat wisata. Penjambret beroperasi menggunakan sepeda motor, umumnya mengambil tas, perhiasan atau kamera dari pejalan kaki; kadang-kadang mereka berani mengambil tas atau barang-barang yang terletak di kursi atau dashboard mobil yang sedang berhenti pada lampu merah, bila jendela mobil tidak ditutup atau di kunci pintunya. Penjambretan tas juga sering menimpa penumpang kereeta api antar kota. Perlu kewaspadaan terhadap barang bawaan terutama bila bepergian sendirian.
Pencopet beraksi di bis yang penuh sesak atau ditempat ramai seperti Stasiun Termini; di keramaian objek wisata biasanya anak-anak kecil dari kaum pendatang yang beroperasi secara bergerombol dalam kelompok empat atau lima orang dengan mengerumuni sasarannya dengan membawa koran atau karton sebagai alat pengalih perhatian.
Perlu selalu menjaga kewaspadaan, menghindarkan menyimpan dompet di saku celana, dan jangan lengah meninggalkan tas di kursi atau meja. Bila mengalami penjambretan atau pencopetan segera melapor ke kantor polisi (Questura) terdekat untuk meminta surat keterangan kehilangan. Khusus bagi para wisatawan Indonesia, jangan lupa memfoto kopi paspor agar Sub Bidang Konsuler KBRI Roma dapat lebih cepat memberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

HARI LIBUR
Pada saat puncak musim panas tanggal 15 Agustus (Ferragosto), masyarakat Italia umumnya libur selama dua minggu. Mereka umumnya pergi berlibur ke tempat yang sejuk atau dingin seperti pantai dan gunung.
Dengan demikian hampir semua toko dan kantor tutup, jalan-jalan pun lengang. Selain itu periode antara Hari Natal sampai Tahun Baru, masyarakat Italia umumnya mengambil cuti libur.
Hari libur nasional Italia adalah sebagai berikut:
1 Januari : Capodanno (New Year’s Day)
6 Januari : Epifania (Epiphany);
Maret/April : Lunedi dell?Angelo (Easter Monday);
25 April : Festa della Liberazione (Liberation Day);
1 Mei : Festa del Lavoro (Labour Day);
2 Juni : Hari Kemerdekaan/Hari Nasional;
15 Agustus : Assunzione M. Vergine (Feast of the
Assumption);
1 Nopember : Tutti Santi (All Saints’ Day);
8 desember : Immacolata Concezione (Feast of the
Immaculate Conception);
25 Desember : Natale (Christmas Day);
26 desember : Boxing Day (Feast of Santo Stefano).

Setiap kota di Italia memiliki hari libur khusus merayakan Santo pelindungnya, untuk Roma hari libur khususnya jatuh setiap tanggal 29 Juni (Feast of Saints Peter & Paul).

BAHASA
Orang Italia sangat mencintai bahasa Italia dan kurang menggunakan bahasa asing. Bahasa asing lain yang sedikit digunakan adalah bahasa Perancis, amat jarang yang berbahasa Inggris. Namun, di Italy banyak terdapat kursus-kursus bahasa Italy gratis (grattuiti).

Buongiorno/Ciao = Selamat pagi (ungkapan sapaan umum)
Arrivederci(Ciao = Sampai bertemu kembali
Grazie = Terima kasih
Prego = Silahkan
Per favore = Tolong
Mi scusi = Maaf
Bene = Baik

Chi? = Siapa?
Cosa? = Apa?
Quando? = Kapan?
Dove? = Dimana?
Perchè? = Kenapa?
Quanto costa? = Berapa harganya?
Come? = Bagaimana?
Quale/quali? = Yang mana?
Quanto/quanti? = Berapa?
Quanto tempo? = Berapa lama?

Ieri = Kemarin
Oggi = Hari ini
Domani = Besok
Stamattina = Pagi ini
Stasera = Malam ini
Adesso = Sekarang
Dopo = Nanti
Subito = Segera
L’anno prossimo = Tahun depan
Settimana scorsa = Minggu lalu
Questa settimana = Minggu ini
Settimana prossima = Minggu depan
Il mese scorso = Bulan lalu
Questo mese = Bulan ini
Il mese prossimo = Bulan depan
L?anno scorso = Tahun lalu
Quest?anno = Tahun ini

Destra = Kanan
Sinistra = Kiri
Davanti = Depan
Dietro = Belakang
Sopra = Atas
Sotto = Bawah

Qui = Di sini
Là = Di sana
Questo = Ini
Quello = Itu
Il primo = Pertama
L’ultimo = Terakhir

C’è = Ada
Si = Ya
Non c’é = Tidak ada
No = tidak
Già = Sudah
Certo = Tentu
Non ancora = Belum
Forse = Mungkin

Aiuto! = Tolong!
Buono = Bagus, enak
Vicino = Dekat
Bèllo/a = Cantik, indah
Lontano = Jauh
Sete = Haus
Caldo = Panas
Fame = Lapar
Freddo = Dingin

Molto = Banyak
Tanto = Banyak
Poco = Sedikit
Un po’ = Sedikit

Senza…. = Tanpa….
Maiale = babi
Zucchero = gula

(Non) capisco = Saya(tidak) mengerti
Parla inglese? = Dapatkah anda berbahasa Inggris?
un momento = Tunggu sebentar
Dov’è il bagno? = Dimanakah kamar kecil?
Cerco….. .= Saya sedang mencari…
l’ambasciata di…. = Kedutaan Besar….
Vorrei…. = Saya menginginkan….
Una camera singola = sebuah kamar

OBYEK WISATA
Secara umum ada empat jenis objek wisata yang menarik di Roma:
a. Sisa peninggalan kekaisaran Romawi:
Colosseo, Foro Romano-Palatino, Pantheon, Foro di Traiano, Mercati di Traiano, dan Terme di Caracalla;
b.Peninggalan dari abad pertengahan:
Fontana di Trevi, Piazza di Spagna, Piazza d Venezia, dan Piazza Navona;
c.Objek wisata rohani:
Kota Vatikan dan empat basilika terkenal: San Pietro, Santa Maria Maggiore, San Giovanni in Laterano, dan San Paolo Fuori Le Mura; objek wisata rohani lainnya yang menarik adalah katakombe: San Callisto, San Sebastiano, dan San Domitilla.
d.Objek wisata lainnya (Terdapat lebih dari 200 musium dan galeri seni):
Museo Nasionale di Palazzo Venezia, Musei Vaticani, Museo Nasionale delle Paste Alimentari, Musei Capitolini, Museo Nazionale di Castel San’t angelo, Galleria Borghese, Galleria Colonna, dan Galleria Art Center ACEA.

FASILITAS UMUM
TRANSPORTASI
1. Lalu Lintas
Lalu lintas di kota-kota besar seperti Roma dan Napoli cukup padat karena kota tua dengan tata kota yang tidak mungkin diubah.
2. Transportasi Umum
Jaringan transportasi umum di kota Roma menggunakan bus, trem, metro, kereta api, dan taksi.

ATAC
adalah salah satu perusahaan yang bertanggung jawab atas transportasi umum di Italy, seperti bus kota atau treno (kereta). Mereka membangun tempat pemberhentian atau fermata, mengeluarkan tiket atau biglietto, juga mengatur peraturan yang menjamin kenyamanan penumpang. Untuk mengetahui lebih lanjut info baik mengenai transportasi umum, hak-hak penumpang maupun kewajiban penumpang sampai untuk mengetahui bagaimana menuju ke suatu lokasi silahkan berkunjung ke situs Atac. Di situs ini ada kolom namanya “Muoversi a Roma” yang salah satu fasilitasnya adalah “calcola il percorso”, dengan fasilitas ini kita bisa memasukkan alamat suatu tempat tujuan tentu saja darimana juga posisi kita….selanjutnya voila akan muncul caranya dari mulai kendaraan apa yang digunakan termasuk nomor atau jenisnya, tempat pemberhentian atau fermata dimana kita harus turun sampai informasi berapa meter kita harus berjalan dan jarak tempat tersebut. Fasilitas ini sangat berguna sekali disamping kita juga tentu saja harus punya Map.

BANDAR UDARA
Di Roma terdapat dua lapangan udara yaitu:
1. Leonardo da Vinci/Fiumicino
Terletak di pinggir pantai sekitar 30 km atau 45 menit dari pusat kota Roma. Memiliki tiga terminal yaitu: Terminal A untuk penerbangan domestik, Terminal B untuk penerbangan antar wilayah Uni Eropa, dan Terminal C untuk penerbangan internasional di luar wilayah Uni Eropa.
2. Ciampino milik militer,
Merupakan sejenis bandara Halim Perdana Kusuma sebagai tempat pendaratan pesawat khusus tamu-tamu penting eperti Presiden dan Wapres.

TELEPON UMUM
Telepon umum di Italia menggunakan kartu telepon (schede telefoniche) dan uang logam. Kartu telepon dapat dibeli di kedai rokok (tabaccherie) atau kios majalah. Sebaiknya selalu menyimpan kartu telepon di dompet karena mayoritas telepon umum saat ini menggunakan kartu.
Kode wilayah kota-kota utama sbb: Roma (06), Milano (02), Firenze (055), Napoli (081), Venezia (041).

Italia termasuk negara yang termahal dalam biaya pulsa telepon khususnya untuk jarak jauh. Kalau ingin menelepon ke tanah air sebaiknya menggunakan kartu telepon internasional yang di jual di tempat tertentu. Atau melalui warung telepon (wartel) yang juga melayani pengiriman faksimil dan penerimaan faksimil.

TOKO BUKU
Buku-buku yang dijual sebagian besar berbahasa Italia. Walaupun ada beberapa toko buku khusus yang menjual bhuku berbahasa Inggris, namun harganya lebih mahal.
HIBURAN Bioskop:
Semua film asing di bioskop Italia telah dialihbahasakan (dubbing) dalam bahasa Italia. Ada dua bioskop yang tetap menggunakan bahasa Inggris yaitu:
-Pasquino. Vicolo del Piede 19
-Quirinetta. Via Minghetti 4

BELANJA
ahan makanan dan minuman keperluan sehari-hari dapat dibeli di toko-toko kecil (alimentari)atau pasar swalayan (supermercato): PAM, GS, SMA, dll. Terdapat pasar basah (mercato) yang harganya lebih murah dibandingkan di pasar swalayan dan dapat di tawar. Salah satu pusat pasar basah terletak di Piazza Vittorio Emanuele II. Juga banyak terdapat toko Asia menjual makana Asia antara lain:
-Xin Shi:, Via Carlo Alberto 10/B
-Castroni, Via Cola di Rienzo 196
Buka setiap hari sampai sekitar jam 14.00 dan hari Minggu tutup.
Departement store yang menjual kebutuhan rumah tangga dan pakaian misalnya: Upim, la Rinascente, Coin, Standa dll. Departemen store yang menjual barang-barang dengan harga lebih murah antara lain:
-MAS (Magazzini Allo Statuto)
-Oviesse
Tempat belanja lain yang lebih besar dan lengkap semacam mall di Jakarta umumnya terletak di pinggir kota dekat jalan lingkar kota (GRA/ Grande Raccordo Anulare), antara lain:
-Centro Commerciale la Romanina
-Panorama
-Centro Commerciale Arca
-I magazzini del Popolo
-Metro
-Casa Mercato
Setiap kali belanja simpanlah tanda terima pembelian untyk mencegah masalah bila diperiksa oleh polisi pajak (Guardia di Finanzia) saat membawa barang.
Walaupun pemeriksaan ini jarang, namun bila terjadi bisa didenda sekitar Euro 150,00.

CULTURA
ATTENZIONE…
Biarpun Roma adalah salah satu kota turis di dunia yang seyogyanya memanjakan para turis, namun tetap saja hak para supir bis untuk mogok harus diberikan, walaupun dilakukan hanya karena mereka sedang berempati atas suatu peristiwa yang terjadi dibelahan lain Bumi. Lo Sciopero, biasanya sudah diumumkan 2 atau 3 hari sebelumnya baik melalui media masa maupun media elektronik dan para supirpun tetep harus narik sebelum mogok dimulai pukul 08.30 dan setelah 17.00, mungkin maksudnya untuk menghormati para penumpang yang menggunakan bis untuk pergi atau pulang kantor kale ye???,lalu???…mogok lagi deh mulai pukul 20.00 sampai dengan 24.00. Lo sciopero terkadang terjadi per regione, tapi suatu waktu juga bisa terjadi di semua regione….juga bisa oleh para supir bis sahaja atau sopir metro sahaja …….atauuuuuu !!!!…….seperti halnya yang terjadi pada 7 Juli lalu ketika semua sopir : baik Sopir bis, sopir metro, sopir kereta antar kota juga
sopir sopir trem serentak pada mogok di semua regione alias mogok secara nasional. Walaupun masih terlihat beberapa bis tetap berjalan, peristiwa ini akhirnya tetap menimbulkan pemandangan menarik untuk kota-kota turis seperti halnya Roma, terutama di musim seperti ini yang sedang ramai dikunjungi turis, contohnya penumpukan penumpang di stasiun Termini. Dan memang biasanya para turislah yang menjadi korban karena ga ngecek informasi………sayang sekali khan kalau pas lagi liburan di Roma waktu terbuang dan tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal karena kejebak lo sciopero. Kepada para turis silahkan ngecek ke CSG yang merupakan situs resmi yang mengatur dan menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan lo sciopero dan klik aja Calendario Sciopero-nya.

Saldi musim dingin
Dua kali dalam setahun serentak toko-toko di Italy mengadakan cuci gudang atau saldi, yaitu saldi musim panas dan saldi musim dingin. Karena musim dingin di Italy tahun ini mulai beralih ke musim semi serentak toko-toko di Italy mengadakan cuci gudang (sale/saldi) yang dimulai pada tanggal 5 Januari untuk Roma dan sudah berakhir pada 14 Februari kemarin. Biasanya toko-toko yang menjual pakaian, sepatu dan asesoris yang dipengaruhi musim menjual dengan harga diskon sampai 50%. Kesempatan ini sangat dimanfaatkan oleh masyarakat Roma termasuk Ibu-ibu DWP KBRI Roma, mereka menyerbu toko-toko baik di centro maupun outlet-outlet yang menawarkan barang bermerk dengan harga pabrik dan didiskon pula, diantaranya Outlet Disgner Castel Romano dan Outlet Valmontone. Hari pertama saldi, pengunjung dua outlet ini sampai harus parkir jauh dari outlet ybs karena semua tempat parkir terisi penuh. Toko demi toko dikunjungi, dan keluar dengan tas besar dengan label toko ybs, masuk lagi ke toko berikutnya….hingga akhirnya bagasi mobil penuh hasil saldian. Semakin berakhir event saldi, toko-toko mulai mendandani toko mereka dengan barang-barang musim semi, dengan corak ramai dan meriah dan barang-barang musim dingin mulai sedikit. Tapi anehnya hari terakhir pun pengunjung masih ramai….oh kali ini mereka tidak sabar ingin mengetahui model pakaian atau sepatu terbaru. Bersambung di Saldi Musim Panas……!!!

IN BOCA AL LUPO
Orang italy punya kata-kata aneh untuk mendoakan seseorang mendapat keberuntungan. Mereka biasanya mengucapkan: “in bocca al lupo” , harfiahnya mengerikan sih : “di mulut serigala”. Bagi kita mungkin aneh mengharapkan seseorang dimulut srigala, tapi sebenarnya bukan itu pesan yang ingin disampaikan. Ini termasuk salah satu ungkapan yang sudah umum digunakan sehari-hari oleh mereka yang maksud sebenarnya adalah “semoga beruntung”, sebenarnya berawal dari kepercayaan bahwa kalo mendoakan seseorang dengan mengucapkan hal-hal yang diharapkan maka yang terjadi justru sebaliknya. Memang aneh tapi ini adalah salah satu kebudayaan masyarakat Italy yang berbeda sekali dengan masyarakat Indonesia yang mendoakan seseorang lebih banyak menggunakan simbol-simbol penuh makna sampai-sampai sulit dimengerti. Ok, selalu dicatat jangan pernah ngucapin “god bless you” atau “semoga sukses selalu” kepada temen atau kolega Italy karena artinya jadi mereka balik….berabe khan!!! cukup:”in bocca al lupo”, dan mereka akan senang sekali;>

SOURCES : http://dwpkbri-rome.blogspot.com/